Mentan Amran Kucurkan Rp 55,65 Miliar untuk Dongkrak Bawang Putih NTB

0
bawang putih dikeringkan
Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mencapai swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Target tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (14/8/2026).(Foto: Ist)

Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan Rp 55,65 miliar untuk pengembangan kawasan bawang putih di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembalikan swasembada bawang putih.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan dukungan terhadap pengembangan bawang putih akan terus diperkuat, termasuk untuk memastikan kebutuhan benih guna mendukung peningkatan produksi dalam negeri.

“Terima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya, Kapolda seluruh Indonesia dalam dukungan untuk swasembada bawang putih. Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor,” kata Mentan Amran usai menghadiri penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi yang dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, Rabu (19/8).

Dukungan Kementan di Lombok Timur meliputi pengembangan kawasan bawang putih seluas 658 hektare senilai Rp52,64 miliar. Selain itu, Kementan memberikan 15 unit irigasi perpompaan, 9 unit hand traktor, dan 17 unit pompa air. Total dukungan mencapai Rp55,65 miliar.

Mentan Amran yang juga menjabat sebagai Kelapa Badan Pangan Nasional berharap, dukungan tersebut dapat meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap impor bisa terus ditekan.

Saat ini, produksi bawang putih dalam negeri masih berada di kisaran 39 ribu–40 ribu ton, sedangkan kebutuhan nasional mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun. Akibatnya, ketergantungan terhadap impor masih berada di kisaran 90–95 persen.

Penanaman bawang putih serentak yang dipusatkan di Sembalun merupakan bagian dari kegiatan ketahanan pangan Polri dan mencakup potensi lahan sekitar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 provinsi. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan panen bawang putih dan peresmian gudang ketahanan pangan Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kerja Mentan Amran dan jajaran Kementan dalam mendorong swasembada pangan nasional.

“Alhamdulillah dipimpin Bapak Mentan kita semakin hari bisa terus meningkatkan apa yang diharapkan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada,” ujar Sigit.

Dia mengatakan capaian swasembada pada sejumlah komoditas menjadi kebanggaan bersama. Namun, bawang putih masih menjadi tantangan karena produksi dalam negeri masih jauh di bawah kebutuhan nasional.

Sigit menyebut Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih dan berharap kondisi tersebut dapat kembali diwujudkan. “Ini menjadi tantangan bagi kita semua apakah kita bisa melaksanakan tugas tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto juga mengapresiasi kerja keras Mentan Amran dan jajaran Kementan dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Ia mengatakan capaian tersebut perlu dilanjutkan dengan komoditas lain, termasuk bawang putih, kedelai, dan gula.

“Apresiasi juga kepada Mentan Amran dan jajaran yang bekerja keras sehingga kita bisa swasembada beras, swasembada jagung, swasembada telur, dan lainnya,” ujar Titiek.

Titiek mengingatkan, Indonesia pernah mencapai masa kejayaan bawang putih pada 1994–1995. Saat itu, produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi motivasi untuk kembali mengejar swasembada.

“Pertanyaan sederhana kita, kita pernah swasembada, mengapa kita tidak mampu lagi untuk swasembada?” ujarnya.

Dia menekankan bahwa penanaman bawang putih harus menjadi awal gerakan yang konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial, dengan tetap memastikan petani memperoleh pendapatan yang layak.

Dengan dukungan pengembangan kawasan, sarana produksi, serta ketersediaan benih, pengembangan bawang putih diharapkan dapat terus diperluas sehingga target swasembada dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini