Bulog Pastikan Tetap Serap Gabah Petani Meski Target 4 Juta Tercapai

0
Gedung bulog
Gedung Kantor Pusat Perum BULOG yang berdiri tegak di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dok: Ist

Perum Bulog tetap melanjutkan penyerapan beras petani meski realisasinya telah melampaui target 4 juta ton. Hingga saat ini, penyerapan beras Bulog tercatat mencapai 4,13 juta ton dan akan terus berlanjut selama petani masih memasuki masa panen.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog tetap diminta menyerap hasil panen petani sesuai arahan Presiden, Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Menteri Pertanian.

Menurutnya, Bulog tetap diminta menyerap hasil panen petani meski target yang ditetapkan telah tercapai. Langkah ini dilakukan agar hasil panen petani tetap terserap dan mereka tidak dirugikan karena hasil produksinya tidak terbeli.

“Selama para petani panen, Bulog diperintahkan tetap menyerap. Walaupun sudah mencapai target 100 persen, 4 juta ton,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Rabu (14/10).

Dia menjelaskan, realisasi penyerapan beras Bulog telah mencapai 4,13 juta ton. Angka tersebut menunjukkan bahwa penyerapan masih berjalan meski telah melewati target awal.

Rizal menegaskan, Bulog tidak menetapkan batas maksimal penyerapan selama petani masih memanen hasil produksinya. “Tidak ada batasan,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung kegiatan penyerapan tersebut. Namun, dia tidak merinci besaran anggaran yang disiapkan.

Rizal menambahkan, keberlanjutan penyerapan diperlukan untuk melindungi petani, terutama agar mereka tetap memiliki kepastian bahwa hasil panennya dapat dibeli.

“Jangan sampai nanti sudah panen, sudah nanam, enggak dibeli, kan nanti kecewa petani. Kasihan. Jadi tetap kita harus lindungi para petani kita,” katanya.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini