
Perum Bulog mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada 58.996 penerima di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), guna menjaga ketahanan pangan dan stabilitas pasokan.
Direktur Pemasaran Perum Bulog, Febby Novita, turun langsung memastikan proses distribusi berjalan lancar. Ia menegaskan Bulog berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Febby usai meninjau penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di Desa Gili Indah dan Desa Malaka, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di Kabupaten Lombok Utara disalurkan kepada 58.996 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Hingga saat ini, distribusi telah terealisasi di Kecamatan Bayan sebanyak 14.736 penerima dan Kecamatan Pemenang sebanyak 8.950 penerima.
“Sementara itu, untuk Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Tanjung ditargetkan selesai dalam minggu ini,” ujarnya.
Febby juga memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah NTB dalam kondisi mencukupi untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan.
Bantuan yang disalurkan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026. Proses distribusi dilakukan langsung kepada penerima, disertai pendataan dan verifikasi guna menjamin akurasi penyaluran.
Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan aparat desa serta pemangku kepentingan setempat, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara Perum Bulog dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui langkah ini, Perum Bulog menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.





























