Bulog Siapkan Minyakita 100 Ribu Ton Selama Ramadan dan Idulfitri

0
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.

Perum Bulog menyiapkan 100 ribu ton Minyakita untuk memastikan kebutuhan masyarakat dari pusat hingga daerah terpenuhi secara merata selama Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran segera menghubungi masing-masing produsen minyak goreng guna mendorong realisasi Domestic Market Obligation (DMO) lebih besar selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

“Kami sudah perintahkan tadi ke Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita, untuk segera menghubungi masing-masing produsen minyak agar mendorong DMO lebih banyak lagi ke Bulog di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, kebutuhan masyarakat selama Ramadan, terutama pada minggu kedua dan ketiga, meningkat dua hingga tiga kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, baik untuk konsumsi rumah tangga, usaha kuliner, maupun persiapan menjelang Idulfitri.

Biasanya menjelang Ramadan dan menjelang Idulfitri mohon maaf ini orang yang biasa enggak masak pun ikut-ikut masak gitu loh ya biasanya seperti itu,” tutur Rizal.

Sementara itu, Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita menjelaskan, pasokan Minyakita yang diterima Bulog sebelumnya ditargetkan 60.000 ton per bulan. Namun hingga Februari, realisasi yang diterima baru sekitar 45.000 ton, sehingga masih terdapat kekurangan dari sisi produsen.

“Harus sih tadinya kita dapat 60.000 ton per bulan cuman memang kitanya baru selama Februari baru dapat 45.000 ton jadi kita memang masih banyak kekurangan daripada produsen,” ungkap Febby.

Karena itu, Bulog akan memaksimalkan tambahan pasokan menjadi 90.000 hingga 100.000 ton untuk persiapan Ramadan dan Idulfitri, sehingga daerah-daerah tidak mengalami kekurangan stok Minyakita, termasuk untuk komoditas pangan lainnya seperti beras.

“Nanti kita maksimalkan kalau bisa 90.000 ton lah atau 100.000 ton lah untuk persiapan Ramadan dan Idulfitri sehingga daerah-daerah itu tidak kekurangan lagi stok Minyakita termasuk juga beras,” imbuh dia.

Perum Bulog, ID Food, dan Agrinas Palma mendapat penugasan pemerintah untuk menyerap dan menyalurkan DMO minyak goreng sebesar 35 persen dari total produksi atau ekspor produsen.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, yang menegaskan kewajiban produsen memenuhi kebutuhan pasar domestik sebelum melakukan ekspor.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini