Indonesia-Iran Jalin Kerja Sama Teknologi Pertanian

0

 

Indonesia dan Iran sepakat memperkuat kerja sama mekanisasi khususnya pompanisasi dan pemanfaatan lahan rawa guna meningkatkan produktivitas pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Selain itu, Iran juga berkomitmen akan memperkuat sektor pertanian Indonesia melalui kerjasama teknologi dan ilmu pengetahuan.

“Iran sangat maju dalam sistem irigasi berteknologi tinggi terbaru dan teknologi untuk pengawetkan makanan,” ujar Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi saat bertemu Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (29/4).

Boroujerdi mengatakan, berbagai teknologi yang dimiliki Iran meliputi mesin-mesin penyimpan hasil produksi, mesin tanam, mesin pengawet dan juga mesin termutakhir lainya seperti sistem pendorong air atau pompanisasi.

“Bahkan kami memiliki teknologi lainya untuk pertanian dan kami akan berbagi pengalaman di bidang tersebut,” kata Boroujerdi.

Selain itu, Boroujerdi mengatakan pihaknya akan mendorong pertukaran ekspor impor pada subsektor hortikultura khususnya yang berkaitan dengan buah-buahan.

Iran sendiri, kata Boroujerdi, memiliki banyak buah berkualitas yang bisa menjadi pelengkap sajian makanan di Indonesia.

“Kami memiliki banyak bidang untuk menjalin kerjasama Indonesia-iran, kami memiliki buah buahan yang berbeda yang dapat melengkapi kedua negara, tentu melalui ekspor impor kedua negara,” ujar dia.

Selama ini, Iran memang dikenal sebagai salah satu negara yang terkenal dengan kemajuan teknologinya. Iran bahkan sudah memiliki teknologi sendiri yang dapat meningkatkan produksi pertanian.

Diketahui, Kementan di bawah komando Mentan Amran tengah fokus pada peningkatan produksi padi dan jagung sebagai komoditas masa depan Indonesia.

Salah satu upayanya adalah membuat solusi cepat antisipasi El Nino dengan teknologi pompanisasi dan pengolahan lahan rawa.

“Target kami dua tahun ini mencapai swasembada dan berikutnya Indonesia menjadi lumbung pangan dinia,” kata Mentan Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini