Mentan Amran: Program MBG Jadi Offtaker 165 Juta Petani di Desa

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers setelah melakukan forum discussion group (FGD) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa universitas di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi penyerap (offtaker) bagi sekitar 165 juta petani di desa.

Penegasan itu disampaikan Mentan Amran usai melakukan forum group discussion (FGD) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa universitas di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Tokoh asal Sulawesi Selatan itu mengatakan, program MBG telah menjadi penyerap hasil produksi pertanian bagi sekitar 165 juta petani di pedesaan.

“MBG jangan dilihat berdiri sendiri. Ini kata kunci. MBG berdiri sebagai offtaker bagi 165 juta petani. Saya ulangi, MBG menjadi offtaker petani Indonesia,” tegasnya.

Mentan Amran juga menegaskan, program MBG tidak berkaitan dengan pemilihan presiden (Pilpres) 2029.

Menurutnya, program MBG difokuskan untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia, mencakup balita, anak sekolah, anak putus sekolah, hingga anak dari pernikahan dini yang belum memiliki hak pilih pada 2029.

“Kalau dilihat dari segi politik, Bapak Presiden tidak ada kepentingan politis. Anak SD, bahkan anak dalam kandungan yang kita beri. Pemilu 2029 tidak ada hubungannya,” ujar Mentan Amran.

“Benar, kan? Mereka tidak bisa memilih di 2029. Artinya, ini benar-benar untuk rakyat Indonesia, untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih tangguh dan lebih cerdas,” sambungnya.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8 persen. Angka ini menandai penurunan dari 21,5 persen pada 2023 dan untuk pertama kalinya berada di bawah 20 persen.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini