Mentan Amran akan Ekspor 27 Ribu Ton Jagung

0
Petani mengerinkan jagung di pohon dengan cara melepas kulitnya. (Foto: Ist)
Petani mengupas jagung di pohon agar bisa terkena langsung sinar matahari. Dok: Ist

Pemerintah akan mengekspor jagung dalam waktu dekat. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, 27 ribu ton jagung sudah siap.

“Pertengahan Juni insyaallah kita ekspor jagung. Kemarin laporannya sudah ada 27 ribu siap ekspor,” ujar Mentan Amran dalam acara syukuran 4 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di kediamannya, Jakarta Selata, Jumat (31/5).

Mentan Amran menambahkan, terdapat tiga daerah yang berencana melakukan ekspor pada bulan tersebut. Namun, hingga saat ini, baru satu daerah yang telah melaporkan jumlah jagung yang siap diekspor, yakni sebanyak 27 ribu ton.

“Ada satu daerah dari tiga daerah rencana ekspor. Yang lainnya belum aku tahu. Tapi yang sudah terlapor itu 27 ribu siap diekspor,” ujar Mentan Amran.

Selain ekspor jagung, lanjut Mentan Amran, pemerintah akan mengekspor beras ke sejumlah negara yang kekurangan. Malaysia salah satunya yang telah mengajukan 2 ribu ton beras per bulan atau 24 ribu ton beras per tahun.

“Kami terima laporan, B2B sudah bertandatangan, meminta 2 ribu ton atau 24 ribu ton per tahun,” kata Mentan Amran.

Rencananya, pengiriman beras ke Negeri Jiran akan dilakukan dari wilayah terdekat, yakni Sumatera dan Kalimantan Barat. Kedua wilayah tersebut dinilai strategis karena berdekatan dengan Malaysia dan memiliki cadangan beras yang cukup.

“Kita kirim rencana terdekat adalah Sumatera, Kalimantan Barat,” ujar Mentan Amran.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini menambahkan, beras yang akan diekspor bisa berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) maupun dari masyarakat, dengan kualitas premium maupun medium.

“(Asal berasnya) terserah, bisa dari masyarakat, bisa yang premium, medium, terserah mereka,” pungkas Mentan Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini