
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan rencana kerja sama dengan China untuk memperkuat sektor pertanian, termasuk pengembangan bawang putih di dalam negeri dengan dukungan benih dari China. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat produksi pangan nasional sekaligus membuka peluang ekspor ke negara lain.
Amran mengatakan, rencana kerja sama tersebut dibahas saat dirinya bertemu dengan Menteri Pertanian China di Beijing, Senin (2/11). Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama pertanian di tengah kondisi dunia yang menghadapi ancaman krisis pangan.
“Kami baru pulang dari Beijing, ketemu Menteri Pertanian China, diskusi panjang lebar. Kita akan kerja sama ke depan memperkuat pangan, karena dunia lagi krisis pangan,” ujar Amran saat ditemui di kediamannya, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/11).
Ia menjelaskan, salah satu bentuk kolaborasi yang dibahas adalah penyediaan benih dari China untuk pengembangan bawang putih di Indonesia. Kerja sama tersebut tidak hanya ditujukan untuk kepentingan Indonesia dan China, tetapi juga berpotensi menghasilkan produk yang dapat dipasarkan ke negara lain.
“Iya, kami kerja sama. Jadi kerja sama berdua, memperkuat kerja sama, menterinya sangat setuju. Dari China (benih), kemudian kita bekerja kolaborasi. Dan itu bukan untuk kepentingan China dan Indonesia saja, tapi ini bisa diekspor ke negara lain. Jadi itu komitmen saya dengan Menteri Pertanian China,” kata Amran.
Amran menyebut tiga wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan bawang putih, yakni Sembalun, Temanggung, dan Sumatera. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi untuk pengembangan bawang putih, terutama didukung kondisi agroklimat dan karakteristik lahan yang sesuai.
“Kita Sembalun, Jawa Tengah, Temanggung ya? Temanggung, kemudian Sumatera,” ungkapnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menetapkan target swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Target tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, 14 Agustus 2026.
Prabowo mengatakan, bawang putih menjadi salah satu komoditas pangan yang masih belum dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri. Pemerintah pun terus mendorong peningkatan produksi untuk mencapai kemandirian komoditas tersebut.
“Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih,” ujar Prabowo dalam pidatonya.Â
Kerja sama penyediaan benih dari China ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi bawang putih dalam negeri. Pengembangan di sejumlah wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi nasional menuju swasembada bawang putih.



























