Bulog Salurkan 49.000 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh-Sumatera

0
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menghadiri pelepasan bantuan pangan “Kementan Peduli Bencana” di Dermaga Kolinlamil, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (5/12).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, pemerintah telah menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 49.000 ton untuk membantu korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri pelepasan bantuan pangan “Kementan Peduli Bencana” di Dermaga Kolinlamil, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (5/12).

“Seperti dilaporkan oleh Pak Menteri tadi ya, yang sudah disalurkan tuh sekarang sudah totalnya 49.000 ton ya, dari pemerintah kepada tiga provinsi,” kata Rizal.

Rizal menjelaskan, ketersediaan cadangan beras yang besar membuat pemerintah dapat bergerak cepat dalam situasi darurat. Saat ini, Bulog memegang stok nasional sekitar 3,7 juta ton yang dapat langsung digelontorkan kapan pun dibutuhkan.

“Bencana itu kan tidak bisa diprediksi. Dengan adanya kontingensi ini ada manfaatnya. Beras kita banyak, kapan pun kita butuh bisa langsung didorong. Coba bayangkan kalau beras kita kosong saat terjadi bencana, masa masyarakat harus menunggu impor dulu?” kata Rizal.

Selain beras, lanjut dia,  pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan lain seperti minyak goreng dan gula yang didistribusikan melalui program Kementan Peduli Bencana.

“Jadi, intinya pemerintah memberikan support yang luar biasa kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Dari mulai Banda Aceh sampai dengan Sumatera Barat,” kata dia.

Rizal menambahkan, bantuan beras yang disalurkan untuk bencana bersumber dari dua jalur. Pertama, bantuan pemerintah berdasarkan surat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupa 49.000 ton CBP. Kedua, bantuan corporate social responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan dan pihak terkait.

“Pengiriman hari ini  itu CSR. Kami juga sedang menyiapkan tambahan bantuan dari internal Bulog, termasuk donasi pegawai dan rekanan. Nanti akan ada pemberangkatan bantuan lagi,” kata Rizal.

Dia menambahkan, di luar bantuan pangan pemerintah atau Banpang, masih terdapat bantuan lain yang bersumber dari program CSR. “Di luar bantuan pemerintah, masih ada CSR lagi. Jadi, totalnya ada tiga sumber bantuan,” imbuh dia.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini