Medan, 3 Juni 2026 —Musim Mas bersama IPB University meresmikan Kantin Rimbawan di Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, setelah melalui proses renovasi yang mengedepankan kenyamanan, keberlanjutan, dan fungsi sebagai ruang kebersamaan bagi sivitas akademika. Aksi ini merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Musim Mas dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan belajar di perguruan tinggi.
Kantin Rimbawan yang telah berdiri lebih dari 30 tahun kini hadir kembali dengan wajah baru yang lebih representatif, modern, dan inklusif. Kehadirannya tidak hanya menjawab kebutuhan fasilitas makan yang lebih nyaman, tetapi juga menciptakan ruang publik yang mendorong interaksi, pertukaran ide, dan kebersamaan di lingkungan kampus.
Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop, IPU, menyampaikan bahwa keberadaan kantin yang representatif sangat penting bagi aktivitas akademik maupun sosial di kampus.
“Selama ini kami belum memiliki kantin yang benar-benar representatif. Ketika ada tamu atau mahasiswa asing, kami bahkan harus mengajak mereka keluar kampus. Kantin ini menjadi etalase IPB University, menunjukkan upaya kami dalam menghadirkan fasilitas yang semakin baik dan membanggakan bagi seluruh sivitas.” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, renovasi Kantin Rimbawan juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru yang lebih baik di kalangan mahasiswa dan pelaku usaha.
“Ini bukan hanya tentang Pembangunan infrastruktur, tetapi juga transformasi perilaku dan capacity building. Kami ingin mendorong kebiasaan baru, seperti kesadaran untuk membereskan sisa makanan sendiri, serta meningkatkan kualitas pengelolaan usaha UMKM,” tambahnya.
Saat ini, Kantin Rimbawan telah mengelola 16 pelaku UMKM, yang terdiri dari alumni dan masyarakat sekitar kampus. Kehadiran mereka memperkuat peran kantin sebagai ruang ekonomi inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal.
Dari sisi perusahaan, Direktur Utama PT Musim Mas, Ir. Gunawan Siregar, berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan lebih dari sekadar tempat makan.
“Kami berharap Kantin Rimbawan ini menjadi ruang yang hidup, bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk berdiskusi dan melahirkan ide-ide besar dari percakapan sederhana. Kami juga berharap fasilitas ini dapat dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.
Kantin ini dirancang dengan konsep berkelanjutan, melalui penggunaan material yang tahan lama dan minim perawatan (low maintenance). Pendekatan ini sengaja diterapkan agar pengelolaan fasilitas ke depan tidak menjadi beban perawatan yang berat bagi pihak kampus. Desainnya juga mengoptimalkan sirkulasi udara alami menggunakan turbin ventilator berbasis tenaga angin, memperbanyak bukaan, serta memanfaatkan pencahayaan alami melalui atap transparan, sehingga lebih efisien dalam penggunaan energi. Selain itu, fasilitas ini dilengkapi dengan musala , serta dua unit toilet untuk menunjang kenyamanan pengguna.
Bagi mahasiswa, kehadiran Kantin Rimbawan membawa dampak yang nyata dalam aktivitas sehari-hari. Syahrul, mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB University, mengungkapkan antusiasmenya, “Saya senang sekali sekarang kantin Rimbawan jauh lebih bagus, modern, dan nyaman. Selain untuk makan siang, kami juga dapat berkumpul, diskusi, dan berinteraksi setelah kelas. Semoga ke depannya semakin ramai dan memberi manfaat bagi semua,” ujarnya.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi jangka panjang antara Musim Mas dan IPB University yang telah berjalan lebih dari 15 tahun. Kerja sama ini tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia, di mana banyak lulusan IPB yang kini berkontribusi di Musim Mas.
Kolaborasi ini mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan ekosistem yang saling mendukung.
“Kehadiran Musim Mas menunjukkan bahwa kerja sama antara universitas dan dunia usaha dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam meningkatkan fasilitas pendidikan, tetapi juga dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri” jelas Gunawan Siregar.
Melalui peresmian Kantin Rimbawan, diharapkan tercipta ruang yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memperkuat komunitas kampus, mendorong interaksi yang bermakna, serta menjadi bagian dari perjalanan bersama menuju lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.






























