Mentan Amran Ajak KKSS Dukung Swasembada Pangan

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman secara resmi mengukuhkan Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) periode 2025–2030 di Jakarta pada Minggu, 22 Juni.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman secara resmi mengukuhkan Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) periode 2025–2030 di Jakarta pada Minggu, 22 Juni.

Dalam sambutannya, Amran mengajak seluruh anggota KKSS untuk berkontribusi aktif dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang masing-masing. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencapai kesuksesan.

“Kami minta seluruh KKSS memberikan kontribusi di bidang masing-masing. Yang bergerak di bidang pertanian, ayo kita gandeng tangan. Sukses tidak bisa diraih dengan seorang diri, tapi diraih dengan kolaborasi,” ujarnya.

Amran juga mengajak KKSS untuk memberikan dukungan penuh terhadap visi dan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Kita dukung pemerintah, dukung penuh pemerintah untuk mencapai visi-visi yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” tambahnya.

Amran juga menyampaikan capaian luar biasa di sektor pertanian selama enam bulan terakhir. Ia menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini merupakan yang tertinggi sejak Indonesia merdeka, yakni mencapai 4,4 juta ton.

“Alhamdulillah, dalam enam bulan atau 180 hari terakhir, ada torehan sejarah. Ini adalah stok beras tertinggi selama 57 tahun sejak Indonesia merdeka,” katanya.

Menurut Amran, capaian ini bahkan mendapat pengakuan internasional, termasuk dari Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA).

“Bukan hanya pengakuan dari dalam negeri, tetapi juga dari luar. Di forum bisnis di Rusia, disebutkan bahwa Indonesia mengalami lompatan besar di sektor pertanian. Dan itu diakui oleh United States Department of Agriculture (USDA),” tegasnya.

Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi seluruh pihak, termasuk KKSS, yang dinilai turut berperan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Ini semua tidak mungkin dicapai sendiri. Ini adalah hasil kerja kolektif, termasuk doa dari Bapak dan Ibu sekalian,” tambahnya.

Amran juga menekankan bahwa selama sejarah kemerdekaan, baru kali ini sektor pertanian menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi tertinggi.

“Selama Indonesia merdeka, baru kali ini pertanian menjadi sumber pertumbuhan ekonomi nomor satu. Ini adalah bukti bahwa pertanian bisa menjadi lokomotif pembangunan nasional,” ujarnya.

Ia pun menyebut bahwa peran tokoh-tokoh nasional asal Sulawesi Selatan sangat besar, termasuk para kepala daerah yang tergabung dalam KKSS.

“KKSS punya kekuatan besar. Ada sepuluh gubernur yang merupakan bagian dari KKSS,dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Jawa Timur, hingga Papua Selatan. Kalau semua ini bergerak bersama, akan memberi warna besar untuk republik ini,” pungkas Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini