
Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) menyatakan dukungan penuh kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam langkah tegasnya melawan mafia yang selama ini merugikan petani.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum APKARINDO, Irfan Ahmad Fauzi dalam pertemuan dengan Mentan Amran di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (5/11).
“Kita support Pak Menteri melawan mafia untuk membela para petani di seluruh Indonesia. Selama kebijakan-kebijakan itu pro-terhadap petani, kami akan support, dukung, bahwa Pak Menteri bersama kami, para petani,” kata Irfan.
Menurut Irfan, kebijakan Mentan Amran, mulai dari penurunan harga pupuk, pencabutan izin pengecer dan distributor yang melanggar harga eceran tertinggi (HET), penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) gabah, hingga penegakan hukum terhadap pelanggar, telah berhasil mengembalikan kepercayaan petani terhadap pemerintah.
“Saya kira energi yang disampaikan oleh Pak Menteri ke kami untuk bersama petani. Jangan lukai para petani di Indonesia, khususnya para petani karet,” ungka dia.
Untuk itu, Irfan menegaskan bahwa APKARINDO mendukung Mentan Amran dalam mengawal berbagai kebijakan di lapangan. Selain itu, ia juga menekankan komitmen untuk mengawasi jika terdapat pelanggaran dari kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kita bersama Pak Menteri. Kami akan terus kawal kebijakan yang telah dikeluarkan, harus dikawal di lapangan. Jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan, tetapi di lapangan tidak terimplementasi. Makanya kami yang di bawah ini mengawal kebijakan tersebut untuk dilaksanakan. Terutama ya tadi kebijakan-kebijakan yang pro terhadap petani. Apakah ada mafia atau permainan, kami kawal,” ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan memaparkan beberapa aspirasi petani, mulai dari percepatan peremajaan tanaman karet, pengelolaan dana perkebunan untuk petani karet, pengaturan harga karet, hingga hilirisasi kandungan karet untuk aspal.
“Tentu kami sangat bergembira dengan hadirnya Pak Menteri di industri karet ini. Pak Menteri Amran merespons positif dan ini adalah kabar gembira bagi petani karet di seluruh Indonesia,” ucap dia.
Sementara itu, Mentan Amran menegaskan akan terus menegakkan aturan. Hal ini dilakukan untuk melindungi petani Indonesia dan memastikan program peningkatan produksi pangan nasional berjalan baik.
“Kami adalah pelayan masyarakat. Kami bela petani, bela rakyat Indonesia. Tetapi, seluruh mafia dan koruptor yang mengganggu Republik Indonesia, aku yang terdepan lawan mereka. Tidak boleh ada mafia berkeliaran mengganggu NKRI. Segala bentuk mafia harus kita lawan bersama-sama,” tegas dia.




























