Prihasto Setyonto Jadi Plt Dirut Bulog Gantikan Novi Helmy

0
Prihasto Setyonto, mantan pejabat Kementerian Pertanian (Kementan), resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Novi Helmy Prasetya, yang memilih kembali melanjutkan karier dan pengabdiannya di TNI.

Prihasto Setyonto, eks pejabat Kementerian Pertanian (Kementan), resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Novi Helmy Prasetya, yang memilih kembali melanjutkan karier dan pengabdiannya di TNI.

Dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat (4/7), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi melakukan pergantian Direktur Utama Perum Bulog. 

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-179/MBU/06/2025 tanggal 30 Juni 2025, yang sekaligus mengakhiri masa penugasan dan pengabdian Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama Perum Bulog dan kembali melanjutkan karir dan Pengabdian di TNI.

“Perum Bulog menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Bapak Novi Helmy Prasetya selama menjabat,” bunyi pernyataan resmi Perum Bulog.

Di bawah kepemimpinannya, Perum Bulog mencatat berbagai capaian penting yang memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat peran Bulog sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

“Seluruh jajaran Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas kontribusi positif beliau dalam mendorong transformasi dan kemajuan perusahaan, serta mendoakan yang terbaik untuk pengabdian beliau selanjutnya,” sambungnya.

Seiring dengan adanya pergantian Direktur Utama, berikut adalah susunan terbaru jajaran Direksi Perum Bulog:

  • Pelaksana Tugas Direktur Utama sekaligus Direktur Pengadaan: Prihasto Setyanto
  • Wakil Direktur Utama: Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq
  • Direktur Bisnis: Febby Novita
  • Direktur Keuangan: Hendra Susanto
  • Direktur Operasional dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto
  • Direktur SDM dan Umum: Sudarsono Hardjosoekarto

Perum Bulog akan terus melanjutkan komitmen dalam memastikan ketersediaan dan stabilisasi pangan nasional, sejalan dengan kebijakan pemerintah serta harapan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini