
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan semua komoditas pertanian yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mendapat bantuan dari pemerintah.
Kepastian itu disampaikan Wamentan Sudaryono pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (10/12).
Pria yang akrab disapa Mas Dar itu menjelaskan, Kementan akan fokus pada rekonstruksi pascabencana di sektor pertanian. Sementara perbaikan infrastruktur seperti irigasi, jalan, dan jembatan merupakan kewenangan Kementerian PUPR.
“Rehabilitasi di sektor infrastruktur itu kan PU punya. Kita fokus nanti pada rekonstruksi pascabencana di sektor pertanian,” ujar dia.
Mas Dar mengatakan bantuan yang akan diberikan mencakup benih gratis hingga alat dan mesin pertanian agar petani dapat kembali memulai usaha taninya dengan cepat.
“Supaya tidak berlama-lama bersedih hati dan ekonominya bisa tumbuh lagi,” tambah dia.
Sudaryono memastikan bahwa seluruh komoditas terdampak, mulai dari pangan hingga perkebunan, akan masuk dalam skema bantuan.
“Semua dong. Ada padi, ada jagung, mungkin juga komoditas lain seperti singkong atau tembakau. Kita cek semua,” kata dia.
Termasuk ternak, lanjut dia, juga akan masuk dalam bantuan pemulihan.





























