Mentan Amran Bentuk Tim Brigade Swasembada Pangan

0
Menteri Pertain (Mentan), Andi Amran Sulaiman membentuk tim brigade swasembada pangan. (Foto: Kementan/Majalah Hortus)

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman membentuk tim brigade swasembada pangan yang akan beroperasi di 12 provinsi dan 85 kabupaten di seluruh Indonesia. 

Tim brigade ini akan fokus pada sektor padi dan hortikultura, dengan melibatkan kerja sama lintas instansi, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, pembagian tugas antar instansi pun telah diatur dengan jelas.  Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI dan Kemen PU akan fokus pada program cetak sawah dan optimalisasi lahan rawa (Oplah).

Sedangkan untuk sektor hortikultura, Kementan bekerja sama dengan Kepolisian dan Kemendes PDT.

“Jadi, terbagi dua,” ujar Mentan Amran setelah penandatanganan komitmen kinerja bersama Penanggung Jawab Oplah di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (18/11).

Lebih lanjut, Mentan Amran menjelaskan, target brigade swasembada pangan di sektor padi dibagi dalam dua pendekatan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. 

Intensifikasi akan dilakukan pada lahan seluas 1 juta hektare, sementara ekstensifikasi mencakup 1,3 juta hektare. “Totalnya kurang lebih 2,3 hingga 2,4 juta hektare. Ini adalah target kita, dan sudah sangat jelas,” ungkapnya.

Mentan Amran menambahkan, melalui program intensifikasi ini, indeks pertanaman (IP) padi akan meningkatdari satu kali menjadi dua, bahkan tiga kali dalam setahun. “Ini akan mempercepat peningkatan produksi di sektor pangan, khususnya padi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Mentan Amran menargetkan bahwa kegiatan Oplah dan cetak sawah akan dapat meningkatkan produksi beras setidaknya 1 juta ton. “Untuk daerah Oplah saja, saya yakin, minimal bisa menghasilkan 1 juta ton beras,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini