HKTI Kirim Bantuan Darurat Rp 2,4 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

0
Ketua Umum HKTI, Sudaryono pada pelepasan bantuan tahap II di Kantor Sekretariat HKTI, Jakarta, Rabu (31/12).

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kembali melepas bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra. Pada pelepasan tahap kedua ini, HKTI menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp 2,4 miliar ke tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Ketua Umum HKTI, Sudaryono menjelaskan, bantuan yang dikirimkan difokuskan pada kebutuhan kedaruratan korban bencana, mulai dari bahan makanan, selimut, hingga kebutuhan dasar yang sulit diperoleh di lokasi bencana seperti popok bayi dan pembalut.

“Hari ini kita melepas, total yang kita lepas ada sekitar Rp 2,4 miliar, ada 30 kendaraan kita lepas pada pagi hari ini. Insyaallah ini akan terus ada,” ujar Sudaryono pada pelepasan bantuan tahap II di Kantor Sekretariat HKTI, Jakarta, Rabu (31/12).

Tokoh muda asal Grobogan ini menjelaskan, dalam penyaluran bantuan ini pihaknya berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar jelas tujuan penyalurannya.

“Jadi ini kumpulkan di sini, dikirim di sini, nanti di sana diserah terimakan ke BNPB dan ada petugas kita yang sudah kita lepas untuk menjadi satuan tugas (satgas) di daerah bencana di lokasi,” kata dia.

Adapun dana bantuan tersebut bersumber dari seluruh anggota HKTI yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, pedagang, petani, hingga pegawai.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) itu juga menegaskan, HKTI tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga akan terlibat dalam rehabilitasi pascabencana.

“Kita juga berkeinginan aktif nantinya bersama-sama dengan Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian, dan semua yang terlibat di urusan pertanian ikut  dalam rehabilitasi lahan pertanian pascabencana,” ujar dia.

Selain bencana di Sumatra, kata Sudaryono, HKTI juga memantau perkembangan bencana di wilayah lain seperti banjir di Kalimantan serta aktivitas gunung berapi di sejumlah daerah.

“Kita ingin HKTI betul-betul di periode ini kita peka, kita peka terhadap situasi yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia di belahan wilayah yang lain,” ungkap Sudaryono.

Dia menilai bantuan yang disalurkan merupakan bagian kecil dari upaya besar yang dilakukan secara bersama oleh pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, BNPB, organisasi kemanusiaan, komunitas, hingga individu.

HKTI juga mengajak seluruh pihak untuk saling mengapresiasi upaya penanganan bencana yang dilakukan berbagai elemen, serta menjaga narasi yang berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Melalui aksi kemanusiaan ini, HKTI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi penghubung antara petani dan pemerintah, serta aktif menyuarakan kepentingan dan kebutuhan di lapangan, khususnya pada saat bangsa menghadapi bencana.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini