Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menurunkan tim untuk memastikan penyerapan gabah kering panen petani sudah seusai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram.
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang diadakan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), di Kantor Graha Mandiri, Jakarta, pada Rabu (26/2).
Listyo Sigit menjelaskan, keputusan rapat tersebut akan segera diimplementasikan di lapangan guna memastikan harga pembelian gabah kering petani tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami akan turunkan anggota di lapangan untuk memastikan dan melakukan pengecekan. Dan penyerapannya kita harapkan bisa sesuai,” kata Listyo Sigit.
Selain itu, Listyo Sigit juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan harga sembilan bahan pokok (sembako) selama bulan Ramadan, baik di pengecer maupun di pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa harga sembako tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Dan ini juga besok saya akan turunkan anggota di lapangan untuk mengontrol, kalau ada yang harganya lebih HET, akan kita telusuri penyebabnya ada di mana, dan itu akan kita tertipkan,” kata Listyo Sigit.
Lebih lanjut, Listyo Sigit menekankan bahwa jika ada permainan harga yang dilakukan oleh spekulan yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan, pihaknya tidak akan segan untuk menindak tegas.
“Harapan kita yang jelas, masyarakat yang akan melaksanakan puasa betul-betul bisa mendapatkan harga sembilan bahan pokok sesuai dengan HET,” tambah dia.





























