Kepala Barantin Pastikan Kelancaran Pelayanan Karantina di Pulau Bali

0
Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat Manaor Panggabean di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Kargo Internasional di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa 31 Desember 2024. (Foto: Barantin)

Melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali (BBKHIT Bali), Badan Karantina Indonesia (Barantin) terus memastikan pelayanan perkarantinaan kepada masyarakat selama libur natal dan tahun baru (Nataru).

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Bali, diperkirakan kunjungan Masyarakat ke Bali akan meningkat 20 persen dari tahun lalu.

Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean mengatakan, pada puncak lalu lintas Nataru tahun ini, dirinya turun langsung di beberapa Pelabuhan dan Bandara untuk memastikan kelancaran pelayanan perkarantinaan.

“Khususnya di Bali, petugas karantina saya pastikan untuk siap melayani,” kata Sahat di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Kargo Internasional di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (31/12).

Menurut data dari BBKHIT Bali, volume sertifikasi barang yang masuk dan keluar melalui Bali di periode tahun 2023 sebanyak 72.787 Sertifikat. Sementara itu, sepanjang 2024 BBKHIT Bali telah melakukan sertifikasi sebanyak 58.048 sertifikat dan diproyeksikan akan meningkat. Komoditas yang diawasi mencakup Benih Bandeng, Vanili dan DOC.

Selain itu, arus wisatawan mancanegara dan domestik yang melonjak turut menjadi perhatian utama. Dengan tingkat kedatangan yang diperkirakan mencapai lebih dari 30 ribu penumpang per hari di bandara, Barantin bekerja sama dengan otoritas setempat untuk memastikan pemeriksaan dokumen dan barang bawaan sesuai dengan standar keamanan karantina.

“Kami menerapkan beberapa langkah untuk memperlancar lalu lintas baik di Bandar Udara maupun Pelabuhan di Pulau Bali guna mewujudkan implementasi National Logistic Ecosystem (NLE) yang baik dengan melakukan digitalisasi layanan, janji layanan 5 menit. Hal ini mempersingkat waktu pelayanan tanpa mengurangi akurasi pengawasan,” tambah Sahat.

Langkah-langkah yang diambil oleh Barantin juga melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Pariwisata Bali dan pengelola bandara serta pelabuhan. Kolaborasi ini diharapkan mampu meminimalkan gangguan selama puncak libur Nataru.

Dengan persiapan matang dan pengawasan yang ketat, Barantin optimis dapat menjaga kelancaran pelayanan karantina di Bali. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi menjaga Bali tetap aman dan sehat, sekaligus mendukung kelancaran arus barang dan wisatawan,” tutup Sahat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala BBKHIT Bali Heri Yuwono, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali Cecep Kurniawan, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Sunaryo, Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Penanganan Darurat Otoritas Bandara Martinus Hutasoit dan pihak Angkasa Pura.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini