Pemerintah Tambah Pasokan Daging Ayam Ras 20 Persen Selama Ramadan

0

Pemerintah meminta para pelaku usaha unggas untuk meningkatkan pasokan daging ayam ras hingga 20 persen guna memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi selama Ramadan dan Idulfitri tercukupi

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa rata-rata kebutuhan bulanan ayam ras di Indonesia sekitar 300 hingga 320 ribu ton.

“Jadi, pasokan dari para pelaku usaha unggas akan dinaikkan 20 persen,” kata Arief setelah mengikuti Rapat Koordinasi Harga dan Pasokan Daging Ayam di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (4/3).

Menukil data Proyeksi Neraca Pangan Daging Ayam Ras yang diolah oleh Bapanas kebutuhan konsumsi di Maret ini diestimasikan akan meningkat sekitar 15,86 persen dari bulan lalu atau menjadi berkisar 349 ribu ton.

Sementara total ketersediaan di Maret diproyeksikan ada 493,7 ribu ton yang berasal dari estimasi produksi bulanan 351,3 ribu ton dan 142,4 ribu ton stok di awal bulan Maret.

“Harga pun masih terkontrol dengan baik. Pelaku usaha ayam tadi sampaikan kondisi stok baik. Ada beberapa outlet yang menjual di harga Rp 34 ribu per kilo. Ada 2.200 outlet. Lalu harga rata-rata nasional sekitar Rp 38-39 ribu, sudah sesuai harga acuan penjualan di Rp 40 ribu,” tegas Arief.

Ditanya soal praktik oknum pedagang daging ayam yang merugikan konsumen, seperti penjualan daging ayam gelonggongan, Arief menyerahkan penindakannya kepada Satgas Pangan Polri.

“Intinya stok daging ayam, itu banyak. Frozen condition. Jadi kalau frozen condition, itu artinya sudah ada di storage, tinggal disalurkan saja. Silahkan datang ke pasar tradisional dan pasar modern, semuanya tersedia stok daging ayam. Jadi masyarakat bisa menjalani Ramadan di tahun ini dengan tenang dan menyenangkan,” ucapnya.

Salah satu langkah pemerintah menyalurkan pasokan daging ayam ras ke masyarakat adalah dengan menggelar Operasi Pasar Pangan Murah di berbagai lokasi.

Untuk daging ayam ras beku ditargetkan sebanyak 2.817 kilogram (kg) dengan harga Rp 34 ribu per ekor dengan menggandeng PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap kebutuhan daging ayam dan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

“Nah tadi kami sepakat sama-sama menjaga suplainya, suplainya harus dilebihkan dinaikkan dan harga kami minta tidak melebihi HET. Jadi, masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa (bisa) tenang, tidak usah khawatir,” tutup Menko Zulhas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini