
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan kesiapan seluruh infrastruktur dan sarana produksi pertanian tahun 2025 untuk mencapai swasembada pangan.
Kepastian tersebut disampaikan seusai melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Kepala Staf TNI AD di Gedung A Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (30/12).
Mentan Amran mengungkapkan, persiapan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menuju swasembada pangan, baik di Kementan, Kementerian PU, maupun TNI, sudah menunjukkan progres yang luar biasa.
“Jadi, Rakor ini memastikan secara detail, secara rinci infrastruktur, sarana produksi tahun 2025. Semua sudah siap, mulai irigasi, benih, pupuk yang selama ini bermasalah itu sudah kita bahas,” ungkap Mentan Amran.
Menurut dia, persiapan pemerintah untuk tahun 2025 ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan hal itu membuatnya optimistis Indonesia dapat segera mencapai swasembada pangan.
“Insyaallah kalau ini semua berjalan sesuai dengan rencana kerja kita, kami yakin kita akan swasempada pagan dalam waktu secepat-cepatnya, seperti arahan Bapak Presiden Republik Indonesia,” kata Mentan Amran.
Di tempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan, Kemen PU siap mendukung Kementan dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Kalau kami dari Kementerian PU, dalam setiap kesempatan saya selalu mengatakan, kami hanya tukang, kami supporting unit kepada leading sector-nya. Arahan dari Bapak Presiden sudah clear, harus bisa swasempada pangan secepat-cepatnya,” ujar Dody.
Dody juga menjelaskan bahwa dalam urusan swasembada pangan, Kementan sebagai leading sector yang mengarahkan langkah-langkah yang perlu dilakukan.
“Untuk urusan swasembada pangan itu sendiri kan leading sector ada Kementan. Jadi, Kementan yang menglead kita, saya mesti mengerjakan apa, melakukan apa, kapan bisa saya mengejarkan,” sambung dia.
Adapun dalam Rakor ini, dia melaporkan kepada Kementan mengenai rencana-rencana yang akan dilaksanakan oleh Kemen PU dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, dia juga berharap mendapatkan arahan terkait langkah-langkah yang perlu diambil pihaknya ke depan.
“Kami mohon arahan dari Pak Menteri, apa yang mesti kita kerjakan kemudian di beberapa bulan mendatang agar kemudian arahan dari Pak Presiden untuk bisa swasempada pangan itu bisa tercapai dalam waktu secepat-cepatnya,” pungkas dia.
Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R juga mengungkapkan, Rakor kali ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan dan melaksanakan petunjuk Presiden untuk swasembada pangan.
“Hadirnya Kementerian PU dalam Rakor ini sangat penting, terutama terkait air. Kami bertiga di sini untuk memastikan bahwa pelaksanaan di lapangan bisa berjalan sesuai dengan tujuan kita,” kata Letjen Tandyo.
Dia berharap, dengan kolaborasi antara Kementan, Kementerian PU, dan TNI, target produksi pangan pada 2025 bisa tercapai sesuai harapan dan petunjuk Presiden. “Semoga produksi pangan kita di 2025 bisa tercapai dan swasembada pangan dapat segera terwujud,” pungkasnya.





























