Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA), Yadi Sofyan Noor mendukung dan siap menyukseskan program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Hal ini tertuang di dalam kesepakatan Mimbar Sarasehan usai pertemuan KTNA Nasional Bersama Pengurus Pemuda Tani KTNA, DPM/DPA, Ikamaja, P4S, P3SI, LSP Tanindo yang berlangsung di Addrienta Farm, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, 16 November 2024.
“Kami, para petani, saling berdiskusi dan merumuskan apa saja yang perlu dilakukan untuk mendukung program pemerintah. Intinya, kami siap menyukseskan program strategis pemerintah,” ujar Yadi kepada Majalah Hortus, Senin (25/11).
Berikut adalah poin-poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut.
1. Bersepakat mendukung program swasembada pangan dan energi.
2. Mendukung percepatan dan mempersingkat proses pengadaan pupuk subsidi.
3. Mendukung persiapan petani muda milenial sebagai tenaga potensial untuk mensuyseskan program swasembada pangan.
4 Mendukung pemanfaatan sumber-sumber energi baru dan terbarukan untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan produksi pertanian.
5. Mendukung pemanfaatan pompa air, perbaikan irigasi dan pembuatan irigasi baru untuk efisien penggunaan air pada saat musim kemarau atau musim El Nino.
6. Mendukung Perum Bulog sebagai lembaga langsung dibawah Presiden sebagai opteker produk-produk pangan petani. Untuk itu, perlu tata niaga produksi pertanian dari hulu sampai hilir.
7. Mendukung kegiatan-kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) untuk peningkatan pengetahuan dan teknologi petani.
8. Dalam rangka peningkatan pengetahuan dan status profesi, KTNA Nasional telah membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP TANINDO) bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), untuk melatih petani pemimpin sebagai Penyuluh Swadaya sesuai dengan kompetensi dan status profesinya.
“Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Pak Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman apa saja yang harus segera dilakukan,” jelas Sofyan.






























