Pesan Prabowo ke Mentan Amran: Tolong Jaga Pangan

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam rapat koordinasi (Rakor) dan buka puasa bersama jajaran Kementerian Pertanian, BUMN, TNI, Polri, dan awak media di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (24/3).

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan pesan penting dari Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan. Menurut dia, Presiden mengingatkan agar pangan tetap dijaga dengan baik, mengingat situasi global yang penuh ketidakpastian.

Pernyataan tersebut disampaikan Mentan Amran setelah rapat koordinasi (Rakor) dan buka puasa bersama jajaran Kementerian Pertanian, BUMN, TNI, Polri, serta awak media di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada Senin (24/3).

“Kami masih ingat Bapak Presiden mengatakan, ‘Tolong jaga pangan, tolong jaga pangan,’ karena saat ini dunia sedang menghadapi banyak tantangan—perang antara negara, perang ekonomi, serta ketegangan global seperti yang terjadi antara Rusia dan Ukraina,” kata Mentan Amran.

Dia juga menambahkan, ketegangan ini semakin diperburuk dengan kebijakan-kebijakan proteksionis seperti tarif yang diterapkan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap negara sekutunya, termasuk Kanada.

“Kemudian dengan naiknya (Donald) Trump, tidak mengenal sekutu. Mereka berhadapan dengan Meksiko, menerapkan tarif terhadap Kanada, dengan China, dan itu akan berdampak pada Indonesia,” kata Mentan Amran.

Namun, dia mengatakan, kunci utama bagi Indonesia adalah memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. “Kalau pangan aman, insyaallah negara kita aman. Tapi kalau pangan bermasalah, negara juga akan bermasalah. Itu sudah pasti,” tegas dia.

Menurut Mentan Amran, Indonesia saat ini telah berhasil meningkatkan produksi beras di tengah krisis pangan yang melanda sejumlah negara akibat cuaca ekstrem.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari—April 2025, produksi padi diperkirakan mencapai 24,22 juta ton gabah kering giling (GKG), angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

“Kenaikan produksi ini di saat kondisi dunia memprihatinkan, Malaysia kekurangan beras, bahkan ada rebutan, Jepang harga beras sudah hampir menyentuh 100 ribu, Filipina juga demikian,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan, keberhasilan Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem seperti El Nino, La Nina, dan kekeringan, mendapat pengakuan internasional. 

Bahkan, mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad, datang langsung ke Indonesia untuk bertanya tentang strategi yang diterapkan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduknya.

“Jadi, alhamdulillah ini berkat kerja keras kita semua yang hadir di tempat ini tanpa terkecualis. Bahkan Bapak Presiden luar biasa menyampaikan salam hormat kepada kita semua, menyampaikan terima kasih,” imbuh Mentan Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini