Karantina Kepri Fasilitasi Ekspor 9,2 Ton Daging Buah Kelapa ke Singapura

0
kelapa yang sudah dilepaskan dari serabutnya
Kelapa bulat yang siap untuk diekspor. Dok: Ist

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Tempat Pelayanan Pelabuhan Sekupang memfasilitasi pengiriman 9,2 ton daging buah kelapa ke Singapura.

Kepala Karantina Kepri, Hasim mengatakan pemeriksaan dan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk kelapa yang dikirim memenuhi persyaratan negara tujuan.

“Kelapa menjadi komoditas unggulan bagi petani Indonesia. Potensinya sangat melimpah dalam mendukung perekonomian masyarakat. Karantina Kepri melalui pemeriksaan dan pengawasan memastikan agar setiap produk turunan kelapa dapat memenuhi persyaratan dan diterima di negara tujuan,” ujar Hasim dalam keterangannya.

Berdasarkan data FAO 2019–2023 yang dimuat dalam Outlook Komoditas Perkebunan 2025, Indonesia tercatat sebagai produsen kelapa terbesar di dunia dengan kontribusi 27,28 persen terhadap produksi kelapa dunia.

Sebagai bagian dari proses ekspor, Karantina Kepri melakukan pemeriksaan administratif dan kesehatan terhadap daging buah kelapa. Pemeriksaan administratif mencakup kesesuaian dokumen, seperti invoice dan packing list, dengan komoditas yang akan dikirim.

Selanjutnya, petugas memeriksa kondisi fisik daging buah kelapa untuk memastikan tidak terdapat gejala Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

“Pada tahap dokumen invoice dan packing list yang menjadi bagian diperiksa dan disesuaikan dengan media pembawa yang akan dikirim. Selanjutnya pemeriksaan kesehatan dengan melihat kondisi fisik media pembawa. Di fase ini daging kelapa dicek dengan cermat. Apabila ada yang bergejala langsung dikeluarkan,” kata Hasim.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan dan tidak ditemukan gejala OPTK, Karantina Kepri menerbitkan Phytosanitary Certificate for Export (KT-1) sebagai persyaratan untuk pengiriman komoditas ke luar negeri.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan media pembawa yang diekspor dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan karantina di negara tujuan.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini