
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Pertama-tama kami dari Bulog turut prihatin atas musibah yang terjadi di Provinsi Aceh, kemudian di Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat,” ungkap Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Sabtu (29/11).
Pada kesempatan tersebut, Rizal juga mengajak awak media membacakan Surat Al-Fatihah yang difadiahkan bagi para korban bencana banjir, termasuk mereka yang masih dalam pencarian serta masyarakat yang sedang sakit agar segera diberi kesembuhan.
“Semoga arwah-arwah almarhum diterima oleh Allah Tuhan Yang Maha Kuasa di sisi beliau dan diampuni semua dosa-dosanya, yang sakit segera sembuh, yang belum ditemukan segera dapat ditemukan, dan yang sedang dalam pengungsian juga diberikan kekuatan lahir dan batin,” ungkap Rizal.
Rizal kemudian menyampaikan perkembangan dukungan pemerintah melalui Perum Bulog terhadap penanganan logistik bagi korban banjir di tiga provinsi tersebut.
Dia menjelaskan, sejak Oktober—November 2025, Bulog telah menyalurkan bantuan pangan di wilayah terdampak. Untuk Provinsi Aceh, bantuan yang disalurkan terdiri atas 10.613 ton beras dan 2.122 kiloliter minyak goreng.
Sementara itu untuk Provinsi Sumatera Utara, alokasi bantuan pangan pada Oktober–November mencakup 16.893 ton beras dan 3.378 kiloliter minyak goreng.
Adapun Provinsi Sumatera Barat menerima bantuan berupa 6.794 ton beras serta 1.358 kiloliter minyak goreng pada periode yang sama.
“Bantuan pangan ini mudah-mudahan juga akan memberikan manfaat kepada korban-korban bencana alam di tiga provinsi, sehingga dapat meringankan beban para korban bencana alam,” ungkap dia.
Secara total, bantuan pangan Bulog di tiga provinsi untuk periode Oktober–November 2025 mencapai 34.302 ton beras dan 6.860 kiloliter minyak goreng.





























