Kementan: ASBENINDO Punya Peran Kunci Wujudkan Swasembada Pangan

0
Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Ladiyani Retno Widowati.
Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Ladiyani Retno Widowati, saat mewakili Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Perbenihan Indonesia (ASBENINDO) periode 2026–2031 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Rabu (1/7).

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan benih bermutu dan bersertifikat merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sektor perbenihan dan mendorong sinergi dengan pelaku usaha agar kebutuhan benih unggul petani dapat terpenuhi.

Hal itu disampaikan Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Ladiyani Retno Widowati, saat mewakili Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Perbenihan Indonesia (ASBENINDO) periode 2026–2031 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Rabu (1/7).

Menurut Ladiyani, pemerintah saat ini terus mendorong penerapan pertanian modern yang menempatkan penggunaan benih unggul sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu, sektor perbenihan selalu menjadi perhatian pemerintah.

“Benih menjadi salah satu kunci keberhasilan suatu program. Pemerintah selalu concern terkait benih ini dan selalu mengawalnya,” kata Ladiyani.

Ia menjelaskan perhatian pemerintah terhadap perbenihan tidak hanya diberikan pada komoditas padi, tetapi juga jagung, ubi jalar, ubi kayu, tanaman hortikultura hingga perkebunan.

Menurutnya, keberhasilan berbagai program peningkatan produksi pangan sangat bergantung pada ketersediaan benih yang berkualitas. Tanpa benih unggul, produktivitas tanaman sulit ditingkatkan meskipun didukung teknologi budidaya yang baik.

Karena itu, Ladiyani menyebut seluruh pelaku usaha perbenihan sebagai “pahlawan benih” yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Saya memandang Bapak-Ibu semua yang hadir di sini adalah pahlawan benih. Tanpa kehadiran Bapak-Ibu yang menerapkan aturan yang berlaku dan menjalankan seluruh proses dengan baik, tidak akan dihasilkan benih yang mempunyai mutu dan bersertifikat yang menjadi harapan seluruh petani di Indonesia,” ujarnya.

Ia optimistis kepengurusan baru ASBENINDO periode 2026–2031 mampu semakin memperkuat industri perbenihan nasional sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan.

“Saya yakin ASBENINDO akan lebih maju lagi. Komitmen seluruh anggotanya sangat besar dan saya yakin swasembada pangan tanpa adanya ASBENINDO tidak bisa tercapai,” tegasnya.

Ladiyani menambahkan, pemerintah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga akan terus mengawal perkembangan industri perbenihan agar mampu memenuhi kebutuhan benih unggul nasional.

“Kalau dari sisi pemerintah, kami tentu saja tidak hanya menuntut, tetapi juga mengawal. Kita mempunyai tujuan yang sama, yaitu menghasilkan benih berkualitas untuk mendukung peningkatan produksi pertanian,” katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan ASBENINDO terus diperkuat sehingga berbagai tantangan di sektor perbenihan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik. Menurutnya, hubungan yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha akan menghilangkan kesalahpahaman sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

“Tak kenal maka tak sayang. Karena itu kami ingin terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh pelaku usaha perbenihan agar tujuan kita sama-sama tercapai,” ujarnya.

Sebagai informasi, Ketua Umum ASBENINDO periode 2026–2031 dijabat Ayub Darmanto, didampingi Sekretaris Jenderal Dadang Syamsul Munir. Keduanya terpilih melalui Kongres ASBENINDO pada 20 April 2026.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini